Kurma Jonggol Farm, Ide Besar dan Cerita di Baliknya

Kurma Jonggol Farm, Ide Besar dan Cerita di Baliknya

kampung kurma jonggol, kampung kurma, kampoeng kurma, kampung kurma bogor

Kurma Jonggol Farm mungkin bukanlah nama besar di dunia properti seperti yang sering didengungkan di televisi. Namun di balik itu, kiprahnya patut ditunggu karena misinya yang mengusung nilai keislaman yang saat ini tergerus oleh kapitalisme dan properti konvensional.

Kurma Jonggol Farm menyediakan lokasi yang nantinya akan dijadikan pusat peradaban Islam masa depan dengan tajuk Islamic Center terbesar di Indonesia. Ini dibuktikan dengan rencana pembangunan fasilitas pendukung seperti pesantren tahfidz dan universitas islami untuk mencetak generasi-generasi emas masa depan. Namun tak hanya itu, aktivitas sunah juga akan disediakan tempatnya tersendiri di area seluas 700 hektare ini. Apa saja aktivitas sunah tersebut?

Sebut saja olah raga sunah yang sangat disarankan oleh Nabi, yakni berkuda, memanah, dan berenang. Masing-masing akan disediakan tempat yang dibuat secara syari. Dengan demikian, umat Islam dapat berlatih untuk lebih tangguh sebagaimana bimbingan Rasulullah. Akan tetapi, di balik misi besar Kurma Jonggol Farm, ternyata ada kisah yang cukup mengharukan.

Lokasi Kampung Kurma Jonggol

Proyek ini dibangun di sebuah desa bernama Sukaresmi. Desa ini dikatakan tertinggal dengan kawasan yang tidak terurus. Bahkan masyarakatnya dapat kapan saja terusir bila kapitalisme masuk ke area tersebut. Namun konsep syariah yang diusung Kampung Kurma sebagai penggagas utama proyek ini melakukan sikap yang lebih briliant. Sikap apakah itu?

Mereka justru menyuntikkan semangat untuk bangkit dan ide besar untuk tetap memiliki tanah mereka sendiri. PT Kampung Kurma justru membekali masyarakat desa Sukaresmi dengan kemampuan berkebun dan budidaya kurma. Selanjutnya, mereka akan menjadi bagian dari pengelola yang membantu merawat kurma hingga berbuah.

Kurma ini nantinya selain menjadi bentuk sunah kepada Rasulullah, juga menjadi agrowisata yang islami dan menguntungkan bagi umat. Pemberdayaan ini juga berdampak pada fasilitas desa yang sebelumnya rusak menjadi baik dan dapat digunakan. Tertarik untuk melihat manuver Kurma Jonggol Farm? Tak hanya melihat, Anda juga dapat turut menikmati kurma tersebut sebagai pemilik. Kini saatnya umat Islam mandiri dan lebih berdaulat.