Kurma Thailand, Pioner Kurma Tropis Asia Tenggara

Kurma Thailand, Pioner Kurma Tropis Asia Tenggara

kurma thailand, kampung kurma, kampoeng kurma

Kurma adalah buah yang sangat identik dengan jazirah Arab. Negara-negara Arab dengan hamparan gurun pasirnya memang menjadi eksportir buah kurma terbesar di dunia saat ini. Indonesia menjadi salah satu target market kurma Arab baik untuk kurma tamr maupun ruthab. Namun seiring berjalannya waktu, muncul istilah kurma Thailand.

Bahkan nama kurma Thailand sempat memenuhi headline media elektronik dengan keberhasilannya menjadi pioner budidaya kurma tropis pertama di Asia Tenggara, bahkan dunia. Benar, negeri Gajah Putih telah sejak lama meneliti dan mencoba membudidayakan pohon kurma di negara mereka.  Alih-alih hanya diambil buahnya saja, perkebunnan kurmanya pun juga dijadikan obyek wisata yang sangat profitable.

Salah satu keberhasilan Thailand terlihat di provinsi Nakhonrtachasima. Di Nakhonrtachasima sendiri, terdapat lahan seluas 9,6 hektare dengan tak kurang dari 2.200 pohon kurma dengan usia yang beragam. Pada tahun 2015, kawasan ini memanen 10 ton kurma segar dari 104 pohon kurma betina pada usia 3 tahun setelah masa tanam.

Penghasilan Thailand dari Kurma

Pada saat itu, para petani di Nakhonrtachasima menjualnya hasil panennya dengan harga 500 baht atau sekitar Rp 200.000 untuk setiap kilogramnya. Maka bila dihitung kasar, pendapatan para petani kurma di Thailand menyentuh Rp 2 miliar! Kurma Thailand kemudian dapat dinikmati tidak hanya pada buahnya, melainkan pengalaman berkebun secara langsung untuk para pengunjung.

Benar, agrowisata adalah ranah bisnis yang kemudian juga dikembangkan dengan sukses menarik wisatawan dari penjuru dunia. Bahkan karena banyaknya, wisatawan rela memesan pohon kurma yang belum matang untuk dipetik pada masa panennya. Potensi bisnis yang luar biasa besar, bukan?

Namun bila ditelisik lebih jauh, sebenarnya hanya ada 2 jenis kurma Thailand atau kurma tropis yang ditanam, yakni Barhee dan KL-1 atau Kolak One. Kedunya memiliki keistimewaan sudah berbuah pada tahun ke-3 setelah masa tanam. Masa panen ini terbilang lebih singkat bila dibanding dengan kurma Arab. Meski lebih singkat, kurma ini menawarkan rasa yang tak kalah menarik dari kurma Arab. Dengan adanya Kampung Kurma, Indonesia juga ingin meniru jejak Thailand.